Sunday, October 25, 2009
tragedi oktober...
salam sejahtera...


ya...ni lah gambaran sedikit tempat aku praktikal...Sekolah Kebangsaan Sungai Lui. insyaallah, aku akan upload lagi.tunggu...
Thursday, August 20, 2009
Aku dan praktikal ku...

Salam sejahtera…
Dua minggu dah berlalu untuk praktikal aku kali ini. Tidak terasa, masa berlalu terlalu pantas berlalu. Mungkin, jaguh pecut dunia pun tidak pasti boleh mengejar masa yang dah berlalu pergi. Yang selebihnya itu, hanya kuasa Yang Maha Esa sahaja yang lebih mengetahui.
Ya, dua minggu berlalu begitu sahaja. Banyak juga dah aku belajar setakat ini melalui praktikal untuk kali kedua ini. Banyak ragam,banyak cerita dan macam-macam ada. Perkembangan murid0murid di SK Sungai Lui memang banyak membuat aku berfikir. Berfikir untuk menjadi yang terbaik yang membolehkan aku mengajar lebih tekun dan gigih. Ini semua bukan aku lakukan untuk kebaikan diri aku sahaja bahkan kepada murid-murid yang aku ajar. Aku sedaya upaya menyampaikan p&p yang terbaik untuk mereka supaya di kemudian hari, mereka boleh mengaplikasikan ilmu itu untuk kegunaan mereka dalam kehidupan seharian mereka. Ya, lebih-lebih lagi subjek yang aku ajar, Kemahiran Hidup. Subjek ini mengajar mereka untuk hidup berdikari dan permulaan bagi mereka untuk mendapatkan kemahiran yang asas sebelum mereka ke peringkat yang lebih tinggi nanti. Ya, kemungkinan akan lahir seorang yang berkemahiran tinggi dan kreatif serta berinovasi tinggi. Ini semua bukan untuk sesiapapun, tapi untu diri mereka. Yang inginkan kemajuan dalam hidup mereka di masa akan datang.
Aku, seperti biasa…dengan cara aku. Mana yang baik, aku jadikan contoh. Mana yang buruk, akan aku jadikan sebagai pendorong untuk diriku supaya lebih baik. Insyaallah…apa-apa pun, kita kena berusaha terlebih dahulu. Jangan biarkan diri ini tertewas dahulu sebelum kita sampai ke tempat yang kita inginkan. Teruskan berusaha walau apapun rintangan yang kita hadapi. Kita usaha, barulah kita tawakal kepada Dia yang Maha Yang Esa. Insyaallah…kita pasti dapat.
Tibanya Ramadhan...

Ya…kini tibanya Ramadhan. Ramadhan, bulan yang penuh keberkatan pemberian daripada Yang Maha Esa. Bulan keampunan. Bulan keampunan bagi umat Islam yang berasa kerdil di sisi penciptaNya. Bulan inilah, selalunya umat Islam akan berduyun-duyun untuk melakukan amal kebajikan untuk di dunia bahkan insyaallah, amal yang akan di bawa di akhirat nanti.
Insyaallah… bagi diri ini, akan cuba buat yang terbaik daripada tahun-tahun yang sebelumnya. Esok, akan menjadi lebih baik daripada hari ini. Insyaallah…ya, puasa di bulan Ramadhan. Diharap tahun ini, tidak ada apa halangan dan dugaan untuk aku memenuhkan puasa di bulan Ramadhan. Kalau nak diikutkan, tahun ini, kali yang ke-4 bagi diri ini berpuasa di perantauan sejak aku di dunia pendidikan. Ya, aku memang hidup merantau sejak aku belajar di tingkatan 4. Bagi diri ini, aku dah biasa untuk berpuasa di tempat orang tapi jauh di lubuk hati, agak cemburu dengan kawan-kawan yang boleh balik ke rumah masing-masing untuk berbuka bersama keluarga. Aku??berbuka dengan juadah bazaar ramadhan…tidak mengapa, apa yang penting, ibadat puasa itu dapat aku jalankan.
Ya,kawan-kawanku…selamat menyambut bulan Ramadhan.
Salam…
Saturday, August 1, 2009
aku dan cikgu - bahagian 3
sebelum aku terlupa, aku bersua kembali pensyarah aku di Gaya sebelum ni..ya,pensyarah yang aku amat senangi..."kau sendiri tau la tu... " tu lah tag ayat dia...hehe...memang masih seperti 3 tahun yang lepas...
memiliki basikal ....

untuk kita kongsi bersama...salam...
Friday, July 31, 2009
aku dan cikgu - bahagian 2




seminggu lagi tinggal.....
Monday, July 27, 2009
ni lah...
Saturday, July 25, 2009
roda dua....dulu dan kini
ini??hehe...minat terhadap basikal memang tak dapat aku nak elak lagi.mula-mula, selepas aku menjual basikal aku kepada orang putrajaya tu, aku akui aku tak nak lagi berkecimpung dalam basikal lagi. oleh kerana minat, aku tak dapat nak tahan lagi...jadi, kini aku kembali.
hehe...tunggu.my bike will post soon.
layan...
Mengapa mengubah pasir di pantai
Bayu bertiuplah bayu
Mengapa menjadi ribut dan badai
Begitu kita merancangkan
Belum pasti hadirnya kebahagiaan
Fahamlah apa itu takdir
Akan berseri hidup yang ditadbir
Hidup menggadai harta
Agar diri berharga
Janganlah kau salah mengerti
Kelak kau kan menggadai diri
Mencari penghormatan
Janganlah sampai terkorban
Yang mulia pasti kita hormatkan
Yang rendah jangan dihinakan
Tenang di air yang tenang
Jangan di sangka boleh direnang
Kail panjanglah sejengkal
Janganlah lautan hendak diduga
Itulah pesan orang lama
Menjadi bekal pada yang berusaha
Ingatlah pepatah ini
Menjadi panduan hidup berbudi
suka mendengar lagu ini...
Mengapa mengubah pasir di pantai
Bayu bertiuplah bayu
Mengapa menjadi ribut dan badai
Begitu kita merancangkan
Belum pasti hadirnya kebahagiaan
Fahamlah apa itu takdir
Akan berseri hidup yang ditadbir
Hidup menggadai harta
Agar diri berharga
Janganlah kau salah mengerti
Kelak kau kan menggadai diri
Mencari penghormatan
Janganlah sampai terkorban
Yang mulia pasti kita hormatkan
Yang rendah jangan dihinakan
Tenang di air yang tenang
Jangan di sangka boleh direnang
Kail panjanglah sejengkal
Janganlah lautan hendak diduga
Itulah pesan orang lama
Menjadi bekal pada yang berusaha
Ingatlah pepatah ini
Menjadi panduan hidup berbudi
suka mendengar lagu ini...
Thursday, July 23, 2009
aku dan cikgu-bahagian 1

Saturday, May 30, 2009
Kenangan Di Sekolah Kebangsaan Sungai Lui Selama 2 Bulan...
Cari Menantu???

Sekadar perkongsian ilmu. Hayati cerita ini.
''Ass, Kak. Aku baru nyampe rumah.''
Tak sabar Yayah mengirimkan SMS itu begitu tiba kembali di Tanah Air. Empat tahun lamanya ia menuntut ilmu di Al-Azhar University, Cairo. Tiga tahun di antaranya dilaluinya dengan menyimpan kenangan dan rindu kepada Qodari. Ya, lelaki asli Madura itu telah merebut hatinya sejak saat pertama menyambut kedatangannya di pagi buta, di Bandara Internasional Cairo. Bersama sejumlah senior lainnya, Qodari menjemput rombongan mahasiswa baru Al-Azhar University asal Indonesia yang merupakan peserta program beasiswa kerja sama Indonesia-Mesir.
Yayah segera saja menjadi bintang mahasiswa Al-Azhar angkatan tahun tersebut. Posturnya tinggi, dengan hidung bangir, bibir merah delima asli tanpa pulasan lipstik, dan kulit seputih kapas. Busana apa pun yang dikenakan gadis berdarah Sunda itu hanya membuatnya makin kelihatan cantik dan mempesona. Banyak kakak kelasnya yang berupaya menampakkan perhatiannya. Terutama mahasiswa tahun keempat yang sudah hampir lulus S-1 maupun mereka yang sedang menempuh jenjang pendidikan Pasca Sarjana.
Hanya Qodari yang sama sekali tak pernah memberikan sinyal khusus kepadanya. Meskipun ia tak pernah menolak jika Yayah memerlukan bantuannya. Terkadang Yayah ingin bertanya kepada kakak kelasnya, apakah Qodari sudah mempunyai calon istri. Namun ia merasa malu sendiri. Baru datang ke Mesir kok udah bicara cinta? Setahun kemudian, Qodari lulus S-1. Ia akan pulang ke Indonesia sebentar, lalu melanjutkan pendidikan S-2 di Pakistan.
Yayah dan sejumlah teman mengantarnya ke bandara. Ada yang terasa hilang di jiwanya saat sosok lelaki yang selama ini kerap mengisi relung batinnya itu menghilang dari pandangan sesaat setelah melewati imigrasi. Negeri Mesir yang indah kini terasa begitu hampa. Ketika mobil yang ditumpanginya perlahan meninggalkan bandara, matanya menatap jauh ke landasan, ke deretan burung-burung besi yang dengan angkuhnya bertengger di sana. Kalau saja ia punya sayap, ingin rasanya ia terbang dan hinggap di pesawat yang akan mengantar Qodari pulang ke Indonesia.
Betapa kejamnya Kak Qodari. Ia pergi tanpa pernah memberikan tanda apa pun kepadanya. Apakah ia begitu keras hatinya, sehingga tak mampu menangkap sinyal perasaan yang dikirimkan oleh seorang gadis -- meski itu hanya berupa wajah memerah dan sikap canggung manakala tanpa sengaja berpapasan di perpustakaan kampus, Masjid Al-Azhar, dan Wisma Nusantara yang merupakan pusat aktivitas mahasiswa Indonesia di Mesir. Padahal, lulusan terbaik Al-Azhar University dengan predikat Mumtaz itu dikenal selalu ramah dan simpatik kepada siapa pun.
Diam-diam ia pun menyesali dirinya. Kenapa ia tak berterus terang saja, atau setidaknya mengirimkan sinyal yang lebih jelas, misalnya berupa SMS yang berisi sindiran tentang cinta. Atau, mengapa ia tidak menitipkan salam lewat salah seorang kakak kelasnya yang sama-sama aktif di PPMI bersama Qodari?
''Yayah, kamu sakit?'' tanya Aisyah, melihat wajah Yayah yang agak pucat. Buru-buru Yayah menggeleng. ''Ah, tidak. Hanya kurang tidur saja,'' kilahnya. Sesaat sebelum pesawat Singapore Airlines yang akan membawanya dari Cairo ke Jakarta bersiap-siap untuk lepas landas, Qodari mengirimkan SMS: ''Bila kamu mau menjadi istriku, aku akan menunggumu.' ' Membaca SMS tersebut Yayah rasanya ingin berteriak dan melompat dari mobil. Namun ia berusaha menahan perasaannya sewajar mungkin.
''Welcome home. Jadi, kapan aku boleh datang melamarmu? Wss.'' Balasan dari Qodari selalu pendek dan to the point. Namun itu sudah lebih dari cukup. ''Aku akan bicara dulu dengan Abah. Nanti aku kabari Kakak.'' Butuh waktu sebulan, baru KH Syamsuri, ulama terpandang di Bekasi, mengizinkan Qodari datang melamar putri kesayangannya. ''Saya tunggu Jumat pagi, pukul enam,'' kata KH Syamsuri kepada Qodari, lewat telepon.
Dua tahun di Pakistan, Qodari kembali ke Tanah Air dengan menggondol gelar Master di bidang ekonomi syariah. Ia mengajar ekonomi syariah di salah satu universitas ternama di Jakarta. Ia rajin menulis di media massa, khususnya mengenai ekonomi Islam. Ia pun menjadi da'i dan sudah mulai sering tampil di acara keislaman di televisi. Tepat pukul enam kurang 10 menit, ia tiba di rumah Sang Kiai. Ulama kharismatis itu sedang duduk di beranda sambil memegang tasbih dan melantunkan zikir.
''Assalaamu' alaikum.' '
KH Syamsuri menoleh. ''Wa'alaikumsalaam. ''
Qodari segera mencium tangan Sang Kiai. ''Saya Qodari.''
''Silakan duduk.'' Suaranya terdengar berwibawa. Sorot matanya tajam.
''Terima kasih, Pak Kiai.''
Yayah menyaksikan dari dalam rumah. Hatinya berdegup kencang melihat wajah yang selalu dirindukannya itu.
''Sayang, mana tehnya?''
''Siap, Abah.''
Yayah segera mengantarkan minuman teh manis. Wajahnya terasa bersemu merah ketika Qodari menatapnya. Tanpa sengaja ia menunduk.
''Duduk di sini, sayang,'' kata KH Syamsuri.
Dengan kikuk, Yayah duduk di samping ayahnya, berhadapan dengan Qodari. ''Silakan jelaskan, apa tujuan kamu datang ke rumah saya,'' suara KH Syamsuri terdengar sangat tegas.
''Terima kasih, Pak Kiai. Saya berniat melamar Yayah untuk menjadi istri saya.''
KH Syamsuri tidak langsung menjawab. Ia menatap pemuda di hadapannya, seperti ingin mencari kepastian di matanya. Tanpa sadar, Qodari mengangguk. Yayah merasa serba salah. Ia tidak berani mendonggakkan wajahnya.
''Tadi malam kamu shalat Tahajud?'' tanya KH Syamsuri tiba-tiba.
''Ya, Pak Kiai.''
''Tadi pagi shalat Shubuh di mana?''
''Saya shalat Shubuh berjamaah di Masjid An-Nur, Perumahan Permata Timur, Kalimalang.' '
''Ya, sudah. Tiga bulan lagi kamu balik ke sini.''
Setelah itu, KH Syamsuri masuk ke dalam rumah. Qodari pun beranjak pulang. Yayah ingin protes kepada abahnya. Namun ia tidak berani. Abahnya sangat sayang kepadanya, apalagi semenjak ibunya meninggal enam tahun lalu. Namun ia sangat tegas memegang prinsip.
Tiga bulan kemudian, Qodari datang lagi. Namun hal yang sama berulang. Ia diminta datang lagi tiga bulan kemudian. Lagi-lagi, pertanyaannya sama, yakni di mana dia shalat Tahajud dan shalat Shubuh.
Hari ini, untuk yang kelima kalinya Qodari datang ke rumah KH Syamsuri. Berarti kurang lebih setahun lamanya ia melamar Yayah. Pertanyaan KH Syamsuri tetap tidak berubah.
''Saya Tahajud dilanjutkan Shubuh berjamaah di Islamic Centre Bekasi,'' sahut Qodari mantap.
''Selama setahun ini, berapa kali kamu tidak shalat Tahajud, dan berapa kali kamu tidak shalat fardhu berjamaah.''
''Alhamdulillah, tidak satu kali pun, Pak Kiai.''
Tiba-tiba KH Syamsuri bangkit dari duduknya, dan memeluk Qodari. ''Aku izinkan engkau menikahi putriku. Bimbinglah ia ke jalan yang diredhai Allah, dunia dan akhirat,'' bisiknya perlahan namun tegas di telinga Qodari.
Yayah menarik napas lega. Wajahnya tiba-tiba tersenyum sumringah.
KH Syamsuri melirik putrinya. ''Sayangku, calon suamimu berkhidmat di bidang dakwah dan pendidikan. Bagaimana ia bisa menjadi seorang dai yang istiqamah, kalau ia tidak menegakkan shalat Tahajud dan shalat fardhu berjamaah? Ketahuilah, Tahajud merupakan pakaian para Nabi, Rasul dan orang-orang saleh. Sedangkan shalat fardhu jamaah merupakan ukuran kesungguhan iman seseorang. Kamu pasti pernah membaca hadits, cukuplah untuk mengetahui seseorang itu golongan munafik atau bukan dari shalat Shubuhnya, berjamaah atau tidak.''
Kita Dipanggil Allah Hanya Tiga Kali
Saat itu, Dhuha, hari terakhir aku di Masjid Nabawi untuk menuju Mekah.Aku bertanya pada Ibu. "Ibu, ada cerita apa yang menarik dari Umrah...?" Maklumlah, ini pertama kali aku berumrah. Dan Ibu, memberikan Tausyiahnya. Ibu adalah pemilik Maknah Tour Travel dimana saya menunaikan untuk Umrah di bulan Julai 2007 yang lalu.Kebetulan umrahku dimulai di Madinah dulu selama 4 hari, baru ke Mekah.Tujuannya adalah mendapatkan saat Malam Jumat di depan Kabah. Jadi aku mempunyai kesempatan untuk bertanya tentang Umrah. Ibu berkata,"Luqman, Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup..."
"Panggilan pertama adalah Azan", ujar Ibu. "Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar. Ketika kita solat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah. Tetapi Allah masih tenang, Dia tidak "cepat marah" akan sikap kita. Kadang kita terlambat, bahkan tidak solat sama sekali kerana malas. Allah tidak marah seketika. Dia masih memberikan rahmatNya, masih memberikan kebahagiaan bagi hambaNya, baik hambaNya itu menjawab panggilan azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan membalas hambaNya ketika hari Kiamat nanti". Saya terpaku,mata saya berkaca-kaca. Terbayang saya masih melambatkan solat kerana meetinglah, sibuk berurusan dengan rakan sepejabatlah, dan lain lain. Masya Allah.
"Dan panggilan ke-3", lanjut Ibu, "adalah KEMATIAN. Panggilan yang kita jawab dengan amal kita. Pada kebiasaan, Allah tidak memberikan tanda-tanda secara langsung, dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal soleh. Kerana itu Luqman, manfaatkan waktumu sebaik-baiknya.
Jawablah 3 panggilan Allah dengan hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah.Insya Allah syurga adalah balasannya.. ."
Mata saya basah di dalam Masjid Nabawi , saya sujud bertaubat pada Allah kerana kelalaian saya dalam menjawab panggilanNya.
Kala itu hati saya makin yakin akan kebesaranNya, kasih sayangNya dan dengan semangat menyala-nyala, saya mengenakan kain Ihram dan berniat.Aku menjawab panggilan UmrahMu,ya Allah, Tuhan Semesta Alam.
Friday, March 20, 2009
berzikirlah kalian,kawan2 ku....
“Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (dengan
memberikan rahmat dan peng-ampunan). Dan bersyukurlah kepada-Ku, serta
jangan ingkar (pada nikmat-Ku)”. (Al-Baqarah, 2: 152).
“Hai, orang-orang yang beriman, berdzikirlah yang banyak kepada Allah (dengan
menyebut nama-Nya)”. (Al-Ahzaab, 33: 42).
“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah menyediakan
untuk mereka pengampunan dan pahala yang agung”. (Al-Ahzaab, 33:
35).
“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa
takut (pada siksaanNya), serta tidak mengeraskan suara, di pagi dan petang hari.
Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”. (Al-A’raaf, 7: 205).
Rasulullah صلى الله عله وسلام bersabda:
Rabbnya laksana orang yang hidup dengan orang yang mati. (HR. Al-Bukhari dalam
Fathul Bari 11/208. Imam Muslim meriwayatkan dengan lafazh sebagai berikut:
yang tidak digunakan untuk dzikir, laksana orang hidup dengan yang mati”. (Shahih
Muslim 1/539).)
فِيْ دَرَجَاتِكُمْ، وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ، وَخَيْ رٍ
لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّآُمْ فَتَضْرِبُوْا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوْ ا
أَعْنَاقَكُمْ))؟ قَالُوْا بَلَى. قَالَ: ((ذِآْرُ اللهِ تَعَالَى)).
(Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infaq emas atau
perak, dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu, lantas kamu
memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu?” Para sahabat yang hadir
berkata: “Mau (wahai Rasulullah)!” Beliau bersabda: “Dzi-kir kepada Allah Yang
Maha Tinggi”. (HR. At-Tirmidzi 5/459, Ibnu Majah 2/1245.
hmm...aku rasa,hari demi hari...hari silih berganti terlalu cepat...hm...ingatlah DIA selalu..
untuk kebaikan kita bersama...di dunia dan di akhirat kelak..amin.
Thursday, March 19, 2009
aku & dia...

ya...
dia...hmm...
memang aku nanti untuk berjumpa dengannya lagi...rindu sangat...hmm...
i'm coming,dear...
hmm...siapa ka gerangan dia??adalah...dia insan biasa ja...yang manis senyumannya yang pasti membuat orang memandangnya sekali lagi..dan, yang pasti membuat aku rasa tergugat...hMmm..
itu tidak mengapa...dia tahu, siapa aku di matanya.betul tidak,dia??hehe...
tidak mengapalah...aku malas nak bercakap panjang lebar di sini...cukuplah, untuk kawan2 aku di luar sana untuk mengetahui,aku dah ada dia...kalau aku bercakap panjang lebar di sini, dia pulak yang malu dan adalah soalan2 yang kena dia jawab pulak nanti..,
maka dengan itu...aku tinggalkan dengan bait2 ayat ini untuk renungan bersama...
Jika kamu memancing ikan....
Setelah ikan itu terlekat di mata kail,
hendaklah kamu mengambil ikan itu....
Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia
semula ke dalam air begitu saja....
Kerana ia akan SAKIT oleh kerana bisanya
ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup.
Begitulah juga ........
Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang...
Setelah ia mulai MENYAYANGIMUhendakl ah kamu MENJAGA hatinya....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja....
Kerana dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu
dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingatmu. ...
Jika kamu menadah air biarlah berpada,
jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia
begitu teguh.... cukuplah sekadar KEPERLUANmu. ..
Apabila sekali ia retak.... tentu sukar untuk kamu menampalnya semula.... Akhirnya ia dibuang....
Sedangkan jika kamu cuba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi....
Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, TERIMALAH seadanya....
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu ISTIMEWA....
Anggaplah dia manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan KESILAPAN bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. ...
akhirnya kamu KECEWA dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu MEMAAFKANNYA boleh jadi hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhirnya....
Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi...
yang kamu pasti baik untuk dirimu.Mengenyangka n. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, cuba mencari makanan yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelazatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. Kamu akan MENYESAL.
Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan.....yang pasti membawa KEBAIKAN kepada dirimu.MENYAYANGIMU ... MENGASIHIMU. ..
Mengapa kamu berlengah, cuba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain.
Terlalu mengejar KESEMPURNAAN.
Kelak, kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain..Kamu juga yang akan MENYESAL....
Wednesday, March 18, 2009
aku dan rakan2 di LEGO ENGiNEERiNG CONFERENCE 2009
aku & pzan
hai...ya, aku dan rakan2 ;
1. sYukri
2. pZan
3. afiQ
4. yaSir
5. aZmi
6.kHairudin
7. haJar
8. hAnum
9. eLizebath
pensyarah-Pn. Norashidah (betul ke ejaan;hehe)
17/mac/2009@pusat SainS neGara yang terletak di Bukit Kiara pukul 8am, aku dan rakan2 ku ini termasuklah pensyarah aku bertolak pergi dengan van dipandu oleh saudara ABg.HAlim yang memandu van untuk lawatan kami ke Kuala Kangsar sebelum ni..sempoi..haha..
kebanyakan rakan2 ku termasuklah aku ni, memang 1st time datang di pusat sains negara ni..tempat dia, agak best gaklah...for sure, tempat ni untuk perkembangan sains..
hmm...perkara yang paling aku tak lupa, aku dan rakan2 ku, berjumpa dengan pensyarah yang agak otai before ni di sini...agak2 sape??ha..Tuan Haji Rosehan a.k.a Si Songkok..haha
dia adalah tanya2 kabar kami di ipgm kampus teknik ni..macam2 gaklah dia ngomen..hehe.biasalah,dia tu..hehe...
hmm...tinggalkan yang itu..hari tu, aku agak berbangga dengan rakan aku ni, elizabeth yang membentangkan proposal dia untuk conference ni..agak bertenaga dia berucap & membuat orang memberi perhatian pada dia yang agak kecil tapi berisi di depan pentas..hehe..
banyak gak pendedah yang diberikan oleh tetamu jemputan iaitu Prof. Chris Rogers, selaku pensyarah dari Tuffs University yang pada pendapat aku, dia ni agak simple orang tapi dia mempunyai pengalaman yang agak banyak & luas dalam bidang LEGO ni..dia membentangkan fungsi NXT pun,agak senang & aku sendiri agak terkejut dengan kemampuan NXT tu sendiri..banyak benda boleh dibuat...wow!!agak membuat aku kagum...
selepas itu ini...conference tu habis dalam pukul 1230pm oleh kerana tetamu VIP majlis tu perlu segera balik ke parlimen..besalah, orang besar..ada2 ja alasannya..
hmm...selesai ja,kami pun g makan tengah hari dengan hidangannya agak menyelerakan kami semua yang jenis pelahap ni..haha..
selesai ja makan, Puan Norashidah pun mengajak kami untuk merayau di dalam pusat sains negara tu....perkara paling menarik adalah permainan minda...cubalah..hehe.tengaok minda siapa yang paling kuat..haha!!nak tahu, pergilah sana...ada sesuatu yang menarik di sana...RM6 je masuk..k??kami FREE!!haha....
dah puas, kami pun balik ipgm kampus teknik...itu la ceritanya...LALALALA...
hehe...
aku dan GLOBAL ku...
hmm...agak sedih gak buat diriku...basikal yang telah aku jaga selama ni,akhirnya menjadi milik orang di Putrajaya...tak mengapa, aku melepaskan basikal ni, banyak gak sebabnya...
tak mengapalah...dah rezeki orang untuk memilikinya..basikal ni, memang aku bercadang menjualnya dalam RM650 walaupun setelah aku mengira harga kos yang telah aku labur kat basikal ni, telah mencecah RM7++ dengan harga beli sebelum ni...
memang aku agak rugi tapi biarlah...yang pasti, basikal tu amat berbaloi untuk dibeli oleh orang lain & ada nilai untuk aku menjualnya lagi...at last, saudara MAN, dari kementerian sumber manusia di putrajaya yang mengoferkan diri untuk mengambil basikal aku ini dengan harga RM500 walaupun agak berat untuk menerima harga tu...
hmm...projek seterusnya??mencari basikal di saat aku kembali di tempat aku, miri...im comin!!haha...










